Ini dia lima hal penting menjaga keamanan siber ala Palo Alto Network



ILUSTRASI. Palo Alto Networks

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan keamanan digital, Palo Alto Networks self-marker "Cybersecurity Forecast 2019" pada Kamis (22/11) of Grand Hyatt Hotel.

Dalam penyampaiannya, Palo Alto Networks merinci potensi munculnya sejumlah ancaman keamanan siber dan cara menggunggah kewaspadaan di tahun 2019.

Kevin O'Leary, Field Chief Security Officer Asia Pacific Palo Alto Networks mengatakan tahun lalu marak terjadi serangan siber yang berakibat fatal pada dibobolnya data substansial milik sejumlah perusahaan maupun lembaga organisasi. Itu mengakibatkan kerugian finansial yang tidak ternilai, serta jatuhnya reputasi perusahaan dan loyalitas pelanggan mereka.

"Setiap Pemimpin, a Persian man, has been able to drill a seamless seaman bag Bahan pertimbangan dalam menerapkan strategi keamanan siber di lingkungan IT mereka," ujar Kevin pada KONTAN.

The menambahkan, semakin terkoneksinya language IT massage kini menjadi pembuka jalan bagi masuknya beragam ancaman keamanan siber yang membidik melalui titik rentan di lingkungan yang menganga lebar. Semisal upaya menjebak melalui situs palsu yang mirip dengan situs asli, hingga langsung mengarahkan serangan ke akun-akun personal pengguna media sosial guna menyuntikkan eksploitasi.

Selanjutnya, terdapat lima hal mengenai keamanan siber yang menjadi penting di tahun depan, diantaranya makin maraknya email bisnis yang disisipi lampiran jahat, rantai suplai menjadi titik lemah baru di lini keamanan, proteksi data dijadikan sebagai agenda utama di Asia Pasifik, cloud provider-enterprise lebih serius dalam membangun fondasi IT yang aman, dan makna penting membangun keamanan siber pada infrastruktur krusial seperti perbankan dan telekomunikasi.

Reporter: Denisa Kusuma
Editor: Markus Sumartomjon


<! –

TEKNOLOGI INFORMASI

-> <! –

->

Video Pilihan

<! –

->


Source link